Kejar Target PAD 2026, Bapenda Kota Serang Perkuat Strategi Peningkatan Pendapatan
BANTEN7.COM - Kota Serang, Rabu,10 Juni 2026 - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp553,2 miliar dapat tercapai. Optimisme tersebut didorong oleh tren penerimaan sejumlah sektor pajak daerah yang terus menunjukkan perkembangan positif serta berbagai upaya optimalisasi pendapatan yang dilakukan Pemerintah Kota Serang.
Kepala Bapenda Kota Serang, Imam Rana Hardiana, dalam keterangan tertulis kepada Banten7.com mengatakan hingga akhir Mei 2026 realisasi PAD Kota Serang telah mencapai sekitar Rp163 miliar atau 29,47 persen dari target yang ditetapkan.
"Insya Allah target PAD tahun 2026 sebesar Rp553,2 miliar dapat tercapai. Saat ini realisasi PAD sudah mencapai sekitar Rp163 miliar atau 29,47 persen dari target," ujar Imam.
Menurutnya, beberapa sektor menjadi kontributor terbesar terhadap PAD Kota Serang, di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tenaga listrik, pajak restoran, serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Sementara itu, untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), hingga Mei 2026 realisasi penerimaan telah mencapai Rp18,2 miliar dari target sebesar Rp54,3 miliar. Sedangkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terealisasi sebesar Rp18,3 miliar dari target Rp80 miliar.
Imam menjelaskan, sektor properti masih menjadi salah satu penopang penting pendapatan daerah melalui penerimaan BPHTB. Namun demikian, sejumlah sektor lainnya juga menunjukkan kontribusi yang terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.
Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Bapenda Kota Serang terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, optimalisasi pengawasan, peningkatan pelayanan kepada wajib pajak, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam sistem perpajakan daerah.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat digitalisasi pelayanan perpajakan. Melalui sistem pembayaran non-tunai dan layanan berbasis elektronik, masyarakat diharapkan semakin mudah dalam memenuhi kewajiban perpajakannya sekaligus meningkatkan transparansi dan efektivitas penerimaan daerah.
Imam menegaskan, berbagai program peningkatan pendapatan daerah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Kota Serang sesuai arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Bapenda sebagai leading sector pendapatan daerah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam optimalisasi PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan serta kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah penghasil PAD," katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga target PAD Kota Serang tahun 2026 dapat tercapai dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
